Lima Sekawan di Pulau Harta
Tugas
Bahasa Indonesia ( Sinopsis Novel )
1. Judul
Novel
: Lima Sekawan di Pulau
Harta
2. Nama
pengarang
: Enid Blyton
3. Penerbit,Tahun
Terbit : PT Gramedia Utama Jakarta,2002
4. Tebal
Buku
: 240 halaman
5. Ukuran
Buku
: 18 cm
6. Unsur Intrinsik
· 1 Tema
cerita : Petualangan Remaja
· 2 Tokoh cerita
Tokoh Utama: 1. Julian
2. Dick
3. George
4. Anne
5.
Tim
Tokoh Figuran: 1. Ayah
2. Ibu
3. Bibi Fanny
4. Paman Quentin
5. Alf
6. Dua orang penjahat
· 3. Watak
/ Penokohan:
Tokoh Utama:
1. Julian : pemberani,cerdik,dewasa
2. Dick : pemberani,cerdik
3. George : tangkas, pemberani,cerdik
4. Anne : penakut,cengeng
5. Tim : pemberani,penolong
Tokoh Figuran : 1. Ayah :
perhatian
2. ibu : perhatian
3. Bibi Fanny : ramah,baik hati
4.Paman
Quentin : pekerja keras,pemarah
5. Alf : baik hati
6.Dua orang penjahat: Jahat
· 4 Setting
: 1. tempat: Pulau Kirrin
2. waktu : sore hari
3. suasana : menegangkan
· 5 Alur
: alur maju,karena cerita di jalin urut dari awal perkenalan, penampilan
masalah,klimaks,anti klimaks,penyelesaian.
masalah,klimaks,anti klimaks,penyelesaian.
· 6 Sudut
Pandang : orang pertama
· 7
Pesan pesan / amanat :
a) Jadilah
anak yang pemberani
b) Saat
menghadapi masalah jangan mudah menyerah
c) Jadilah orang yang
mementingkan kebersamaan dan janganlah egois
7.Sinopsis cerita :
Liburan
kali ini,ayah dan ibu mengusulkan kami berlibur ke Pondok Kirrin,dimana Bibi
Fanny,Paman Quentin dan Georgina sepupu kami tinggal. Di Pondok Kirrin kami
bertemu dengan Paman Quentin yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya, Bibi Fanny
yang ramah dan Georgina yang aneh.Georgina aneh karena ia anak perempuan yang
bertingkah layaknya lelaki,anak perempuan berrambut pendek dan tak mau
dipanggil Georgina,menurutnya nama itu seperti nama perempuan.Ia hanya
mau menyahut jika di panggil George,ia tak bersahabat dengan kami.Tetapi suatu
sore,ia mengajak kami ke Pulau Kirrin,pulau kepunyaannya.Pulau kecil itu
terletak di tengah laut biru yang indah dan disana terdapat bongkahan Puri yang
sudah tua,namanya Puri Kirrin.Kami juga bertemu dengan Tim,ia sangatlah lucu
sebagai anjing yang besar,ia bersahabat dengan kami.Ia dipelihara oleh
Alf.Setiap hari George memberikan uang jajannya pada Alf.
Suatu sore kami menginap di Pulau Kirrin,tetapi hari itu cuaca kurang mendukung
karena terjadi angin ribut.ombak begitu dahsyat dengan suara yang menusuk
telinga,awan hitan memenuhi langit sampai mentari tak mau muncul.Setelah badai
mereda,ada sebuah kapal tua tersangkut di antara bongkahan batu besar karena
terdorong ombak yang begitu dahsyat.Kami memutuskan untuk memeriksanya
besok.Kami tidur lebih cepat,supaya besok bisa meneliti kapal itu
pagi-pagi.Pagipun datang,Julian,Dick ,George dan Tim sudah memeriksa kapal
itu,mereka menemukan peti yang di dalamnya bertuliskan “Ingots” yang artinya
emas batangan dan sebuah peta ruangan bawah tanah Puri Kirrin.kami mengira emas
itu ada di sana.Tetapi di rumah Paman Quentin mengejutkan kami ,ia hendak
menjual Pulau Kirrin.Kami langsung menuju Pulau Kirrin dan mencari ruang bawah
tanah sebelum Pulau Kirrin terjual. Disana kami menemukan ruang bawah
tanah.Disana terdapat ruangan kecil yang aneh ,kami membuka ruangan itu.Disana
terdapat logam kuning kecoklatan.akhirnya kami menemukan harta yang kami
cari.Terdengar suara langkah kaki dari luar,dua orang penjahat mengurubg Julian
dan George dalam ruangan itu.Dick menyelamatkan mereka.kami langsung ke Pondok
Kirrin dan bercerita kepada Paman Quentin.Ia langsung menelepon polisi untuk
menangani penjahat itu.
Akhirnya,Pulau Kirrin tidak jadi dijual.Pulau Kirrin,Pulau Kirrin dan Tim
anjing besar itu menjadi milik kami.Ini merupakan suatu pengalaman mengasyikkan
yang tak terlupakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar